Membaca tema [sexual harrasment] ini membuat saya berfikir ribuan kali untuk menuliskan kata-kata yang tepat. Bukan hal yang mudah untuk menguak fenomena yang sekarang ini sedang marak diperbincangkan. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, menilik dari dua pihak yang menjadi tokoh utama, yakni si korban dan si pelaku, atau adakah pihak ketiga yakni saksi?? Padahal dulunya, mengungkap hal yang seperti ini adalah hal yang tabu, namun sekarang sepertinya media terlalu banyak merecoki pikran pemuda-pemuda Indonesia dengan menyajikan berita-berita yang menggelitik. Baiklah, karena memang hal ini telah menjadi biasa, maka saya akan membahasnya lebih lanjut.
Jadi dalam kasus ini, siapa yang patut disalahkan? apakah si wanita? ataukah si lelaki? Sampai saat ini, masih terjadi perdebatan siapa yang patut untuk disalahkan, oke.. mari kita teliti lebih lanjut dengan mnegupas dari pihak wanita dahulu.
Wanita. banyak yang mengartikannya sebagai sebuah keindahan, bahkan banyak para ahli merasa rumit dengan apa yang dilakukan oleh wanita. Wanita terlalu sulit dimengerti. Contohnya saja: sudah tau kalau memakai bajunya anak SD (super duper pendek) akan menggoda mata para lelaki, yang otomatis para lelaki akan merasa terangsang eh... boro-boro diganti yang lebih tertutup, longgar, malah dikecilin lagi.... ckckck... ini semakin lama malah semakin telajang saja...bener-bener tidak bisa dimengerti... apa sih yang mau diperlihatkan? hmmm... terus nantinya kalau terjadi kejadian pemerkosaan yang ditunding adalah pihak lelakinya... Helloo... jagan terlalu egois dong, bukankah api itu tidak akan menyala kalau tak ada yang menyulutnya...?? naah... jadi sampai detik ini siapa yang bisa disalahkan...??
Lelaki. bagaimana menurut anda? yaa.. pihak yang sering disalahkan dalam kasus perkosaan. Namun apakah sepenuhnya ia salah...?? memang benar kalau lelaki memiliki "banyak mata" dalam artian mereka bisa dan biasa melihat karena tidak mampunya untu menjaga nafsu syahwat, mereka terlalu dibutakan oleh kenikmatan sesaat yang berujung sesat, dosa besar. Namun adakalanya mereka berteriak... "tolonglah kasihani mata kami, agar kami terjaga... ketika kami menatap kedepan tampalah aurat yang diumbar, ketika kami menunduk aurat pun masih saja diobral murah, tolonglah kasihani mata kami..." naah kan....???
jadi bagaimana wahai anak cucu adam....?? baiklah kita netral saja... saya menghimbau untuk para kaum wanita tolonglah memakai pakain itu yang sopan, tertutup.. lebih-lebih kalao pake jilbab, saya yakin cantiknya luar biasa... bukankah kalaian sayang sama tubuh kalian? jangan sampai diobral dengan harga yang murah, bahkan ada yang gratis, masyaallah.... dan bagi pihak lelaki... marilah jaga pandangan, jagan sampai matanya jelalatan kemana-mana... insyaallah akan selamat dunia akhirat...






